Buku ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pengelolaan sumber daya manusia di era modern yang tidak hanya mengejar produktivitas materi, tetapi juga keseimbangan moral dan spiritual . Penulis menguraikan bagaimana nilai-nilai syariat Islam—seperti tauhid, amanah, dan keadilan—dapat diintegrasikan ke dalam fungsi-fungsi manajemen mulai dari rekrutmen hingga penilaian kinerja .
Melalui pendekatan “Insan Kamil”, buku ini menekankan bahwa karyawan bukan sekadar alat produksi, melainkan aset berharga yang harus dikembangkan karakternya agar mampu bekerja profesional sekaligus meraih keberkahan . Dengan mengupas tuntas etos kerja Islam, buku ini mengajak para praktisi dan akademisi untuk membangun lingkungan kerja yang harmonis, jujur, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Ulasan
Belum ada ulasan.